Follow Desa

Desa Jambu : Membangun Desa Dengan Cara Kreatif & Inovatif

“Membangun Desa” menjadi salah satu kalimat yang diucapkan oleh Kepala Desa Jambu, kecamatan Kayenkidul yaitu Joko Susilo yang cukup menarik perhatian. Disela-sela kegiatannya mengelola kebun bibit “Alam Tani” ia mengungkapkan kalau perkembangan desa ini didukung oleh seluruh masyarakat desa jambu, mulai dari anak-anak, karang taruna hingga sesepuh desa.

Kebun Bibit “Alam Tani” yang dahulu mati suri, kini bisa tumbuh dan berkembang sangat pesat. Ini bukanlah karena peran Agus sebagai Kepala Desa saja, namun juga akibat peran seluruh warga Desa Jambu.

Kreatif dan Inovatif adalah kunci utama

“Membangun desa dengan cara yang kreatif dan inovatif.” Kalimat ini yang selalu saya pikirkan dan saya ingat setiap hari agar saya selalu optimis bahwa desa akan jauh lebih baik jika semua masyarakat terutama generasi muda mampu berpikir kreatif untuk membuat karya-karya yang menarik.

Berbagai potensi yang ada di desa sangat mungkin dapat dikembangkan dan dapat mewujudkan kegiatan berbasis Usaha Ekonomi Masyarakat jika dikemas dengan cara yang kreatif dan inovatif.” terang Agus.

dr.Hj.Haryanti Sutrisno sebagai Ibu Bupati Kediri selalu memberikan nasehat agar semua kepala Desa di Kabupaten Kediri, Jawa Timur bisa terus menggali potensi yang ada di desanya masing-masing. Selain itu juga diharapkan agar bisa mengembangkan desanya menjadi desa yang bermanfaat dan membawa kearah kesejahteraan masyarakat. Hal ini tentu akan meningkatkan perekonomian baik desa maupun kabupaten Kediri.

Desa Jambu

Dikenal sebagai desa dengan keramahan dan toleransi

Desa yang terdiri dari 5.590 jiwa yang terdiri dari 2.781 laki-laki dan 2.809 perempuan ini dikenal sebagai desa yang sangat ramah dan memiliki rasa toleransi yang tinggi. Bagaimana tidak, walaupun di Desa Jambu terdapat 3 agama yang berbeda namun semuanya bisa bersatu dan saling mendukung sekalipun untuk kegiatan keagamaan.

Baik agama Islam, agama Kristen, dan agama Hindu setiap kali ada kegiatan keagamaan mereka selalu rukun, dan tolerenasi bahkan mendukung. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Agus sebagai kepala Desa Jambu.

Desa Jambu terletak dekat dengan Desa Bendo Kecamatan Pare, Desa Mejono Kecamatan Plemahan dan Desa Sekaran Kecamatan Kayenkidul. Untuk jarak tempuhnya sendiri dari Desa Jamb ke kantor kecamatan Kayenkidul kurang lebih 5 km, sedangkan jarak tempuh menuju Ibu Kota Kabupaten Kediri sekitar 21 Km.

Didukung sektor pertanian dan peternakan yang mumpuni

Desa Jambu mayoritas adalah petani dan peternak. Didukung dengan sektor perkebunan yang subur, tak heran petani disini sangat makmur. Selain kelengkeng, mereka juga saat ini sedang panen kacang tanah. Kacang tanah dari Desa Jambu sangat terkenal dan banyak peminatnya. Untuk penjualan juga mereka tidak kesulitan karena mereka sendiri sudah punya nama yang cukup besar di Kediri.

Tidak kalah dengan perkebunannya, di desa jambu juga mereka mengembangkan peternakan kambing ettawa dan sapi perah. Pada kegiatan Eksponak 2017 yang lalu di kecamatan Banyakan, mereka juga mengikuti kontes ternak tersebut. Selain ternak, mereka juga mengembangkan sektor perikanan yang masih dalam taraf pembibitan ikan lele.

Hal lain yang perlu dicontoh desa lain adalah, desa Jambu ini sangat mencintai budaya bangsa. Mereka sering menampilkan kesenian karawitan baik di Desa Jambu sendiri maupun sering “naggap” atau tampil untuk mengisi hiburan di acara hajatan. Kesenian tradisional asal Desa Jambu ini diberi nama paguyuban seni karawitan pura “DEWI RATIH” Dusun Sumberjo Desa Jambu.

Untuk UKM, Jangan salah. Mereka memilki rengginang yang menjadi andalan produksi mereka. Selain itu asa juga rumput laut dan pengrajin gerabah seperti sapu dan lain-lain. Agus meyakini bahwa suatu usaha yang dilandasi kreatif dan inovatif akan berkembang abadi.

Lingkungan ini adalah dinamis yang menuntut kreativitas untuk selalu adaptif dan mencari terobosan baru. Karakter cepat puas diri dan cenderung stagnan akan membawa diri kearah kematian, dan akhirnya tidak bisa berkembang.

Harapan agar tidak menjadi pekerja di negeri orang

Untuk mencapai itu semua dibutuhkan keberanian, mampu mengidentifikasi masalah, semakin gagal semakin mencoba, mampu berkopetinsi secara sehat dan mampu berpikir di luar kebiasaan. Salah satu hal lain yang juga mendukung majunya Desa Jambu adalah pentingnya memiliki ilmu pengetahuan yang luas yaitu Internet.

Internet atau Intterconection Networking dianggap mampu membantu para anak muda yang cerdas dan terampil untuk belajar dan mencari informasi tentang industri kreatif yang akan bisa dikembangkan di desa.

Mereka berharap bahwa di masa yang akan datang tidak akan ada lagi orang-orang desa yang ingin bekerja di kota ataupun di luar negeri lagi, karena peluang berusaha di desa jauh lebih baik dibandingkan menjadi pekerja di negeri orang. Agus juga memotivasi agar pemuda desa Jambu bisa turut serta membangun desanya lebih baik lagi.

Ini desaku, apa kabar desamu?

Komentar Yuk

Close
Close